PROGRAM KETERAMPILAN VOKASIONAL STIK DRAM SLB YKSB CIJEUNGJING TAHUN AJARAN 2019

                                       

PROGRAM KETERAMPILAN
VOKASIONAL STIK DRAM
SLB YKSB CIJEUNGJING
TAHUN AJARAN 2019












SLB YKSB CIJEUNGJING KABUPATEN CIAMIS
Jln. Ciamis-Banjar No. 363 Desa Cijeungjing Kec. Cijeungjing Kab. Ciamis
Provinsi Jawa Barat 46271 ( (0265) 775317



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan Taofik dan Hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Program Vokasinal stik Dram  ini.
Sebelumnya perlu disampaikan juga bahwa kegiatan ini sebagai wahana pembinaan bakat melalui proses kegiatan pengembangan bakat dan minat  yang lebih memantapkan keterampilan dan untuk lebih mengaitkan antara pengetahuan yang diperoleh dalam program kurikulum dengan keadaan dan kebutuhan lingkungan.
Kami harap dari kegiatan ini dapat memberikan satu inspirasi baru bagi kreatifitas dalam melakukan aktifitas di bidang keterampilan Vokasional ini khusunya bagi siswa dan siswi yang dengan keras melaksanakan pembelajaran dan latihan, sehingga mereka mahir dalam keterampilan Vokasinal stik Dram .
Mudah-mudahan  Program ini dapat membantu kami dalam membimbing dan mengarahkan siswa dan siswi yang kami cintai, dan semoga bermanfaat bagi para pembaca pada umumnya.




Ciamis,                    2019


                  Penyusun








BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Keterampilan Vokasinal stik Dram adalah teknik membubut kayu  dalam  media  kayu ruyung dan sebagainya dengan menggunakan alat bantu berupa mesin bubut manual.Kegiatan membuat stik dram  sekilas tampak mudah dan sederhana, pada prakteknya membuat stik dram  membutuhkan kemampuan khusus untuk mendapatkan hasil yang berkualitas.
Keunggulan dari teknik membuat stik dram manual adalah :
1.Bisa membuat dengan jumlah yang banyak
2.Hasil relatif stabil
3.Menghasilkan bentuk yang  menarik
4.Biaya pembuatan cukup terjangkau
5.Fleksibel
Selain itu, banyak sekali yang berminat untuk mempelajari pembuatan stik Dram dan yang manual. karena teknik pembuatan stik dran ini mudah dipelajari dan tidak membutuhkan modal yang terlalu besar untuk memulainya, bila dibandingkan dengan usaha  lainnya.
Cara kerja teknik pembuatan stik dram.Secara sederhana, proses pembuatanya dapat di uraikan sebagai berikut :
1.      Menyiapkan kayu ruyung
2.      Memotong  kayu ruyung panjang 40 cm
3.      Membelah kayu runyung ukuran 2,5 cm
4.      Dibersihkan  dengan golok sebelum ke mesin bubut manual
5.      Masukan   ke mesin bubut manual menggunakan pahat
6.      Mengatur posisi pahat agar terbentuk bulatan
7.      Setelah terbentuk sempurna angkat
8.      Haluskan menggunakan amplas kasar,kemudian dihaluskan menggunakan amplas lembut.
9.      Finising
    Proses yang diterangkan diatas hanya ilustrasi sederhana, namun dalam proses membuat stik dram sebenarnya, ada begitu banyak hal dan peralatan yang kita perlukan agar memperoleh hasil stik dram  yang baik.

B.    Tujuan
Keterampilan kriya kayu membuat stik dram  di SLB YKSB bertujuan agar siswa memiliki pengetahuan dan keteranpilan dasar tentang cara-cara pembuatan,
sehingga mereka mampu dan terampil mengerjakan pekerjaan  membuat stik dram  pada media kayu ruyung dengan terampil , sehingga menjadi manusia yang betul-betul siap berprestasi dan bekerja dalam menjalani kehidupannya baik di lingkungan akademis ataupun di masyarakat.

C.    Target
Target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan pembinaan bakat dan minat  membuat stik dram  yang dilaksanakan di SLB YKSB Cijeungjing diantaranya adalah :
1.     Anak mampu mengenal dan menggunakan serta memelihara perlatan pembuatan stik dram
2.     Mampu memilih bahan baku ruyung
3.     Mampu membedakan kayu dengan ruyung
4.     Mampu melakukan dari persiapan sampai pembuatan stik dram secara tertib bersih dan rapih
5.     Terampil dalam bekerja mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang ditentukan
6.     Menghasilkan pekerjaan yang berkualitas baik dan rapih

D.    Peserta yang mengikuti keterampilan kriya kayu tentang stik dram
-          Peserta didik Tunarungu diarahkan pada bagian pembuatan dan pinising
-          Peserta didik Tunagrahita di arahkan pada mengamplas dan pengepakan



BAB II
TIM PEMBUAT PROGRAM VOKASIONAL STIK DRAM

Untuk memperlancar kegiatan pengembangan bakat dan minat Keterampilan Vokasional sablon, maka dibentuklah Tim Pelaksana pembuat Program Vokasional sablon diantaranya adalah sebagai berikut :
A.   Penanggung Jawab               :  Kepala Sekolah
Bendahara                             :  Aam Rahmawati SP.d

B.   Seksi Pelaksana/ Pembinaan :
1.      Ketua penyusunan program Stik dram           :  Muhamad Magpur S.Pd
       2.  Anggota                          :  Gugum  Gumilang S.Pd            
                                                       Dewi Adhi Retnasih S.Pd
                                            Diny Ardila S.Pd
                                            Herni Suarni S.Pd
                                            Angga Nofiansyah S.Pd
                                           Anan mariana S.Pd
       Pipih Hanipah S.Pd
                                                Intan Aprilianti P. S.Pd
                                                       
                                                      



                                                           Mengetahui
                                                            Kepala SLB YKSB



                                                                                  HJ.Neti Herawati S.Pd
                                                              NIP. 196404052001122001

BAB III
PELAKSANAAN  LATIHAN  KETERAMPILAN KRIYA KAYU (STIK DRAM)
SLB YKSB CIJEUNGJING
Tahun Ajaran  2019 – 2020


A.    BENTUK  KEGIATAN
1.     Pembutan stik dram  Manual  
a.                   Pengenalan alat dan bahan stik dram manual
-          Mengenal ruyung
-          Mengenal ampls
-          Mengenal pernis
-          Mengenal minyak terpin
-          Mengenal mesin bubut manual
-          Menegnal golog
-          Mengenal jenis gergaji
-          Mengenal pahat
-          Mengenal kemasan packing
-          Mengenal seller

b.                  Latihan praktik membuat stik dram
-          Membuat design stik dram
-          Memotong ruyung sesuai ukuran yang sudah di tentukan
-          Membelah ruyung
-          Ruyung yang sudah dipotong di bersihkan dengan golog
-          Masukan  ke mesin bubut
-          Gunakan pahat untuk membentuk ruyung menjadi stik dram
-          Bubut sampai berbentuk bulat dan memanjang
-          Haluskan dengan menggunakan aplas
-          Pernis dan keringkan
-          Pengemasan





B.                 PROGRAM  LATIHAN SEMESTER I DAN II, TH.2019-2020
Perkiraan Minggu Efektif Semester I
No
Bulan
Jumlah Minggu
Efekti
Keterangan
1
Juli
1
2
Agustus
4
3
September
4
4
Oktober
5
5
Nopember
3
6
Desember
2
Minggu Efektif
19

Perkiraan Minggu  Efektif Semester II
No
Bulan
Jumlah Minggu
Epektif
Keterangan
1
Januari
4
2
Pebruari
4
3
Maret
2
4
April
2
5
Mei
2
6
Juni
1
Minggu Efektif
16

                                                      Mengetahui
                                                     Kepala SLB YKSB Cijeungjing



                                                                                 HJ.Neti Herawati. S.Pd
                                                         NIP. 196404052001122001

BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Program keterampilan kriya kayu membuat stik dram  bertujuan untuk melatih siswa menyiapkan dirinya dalam berwirausaha ataupun mampu bersaing dalam dunia kerja umum ataupun bekerja disebuah mebel. Dan diharapkan siswa siswi SLB yang mengikuti keterampilan kriya kayu membuat stik dram mampu bekerja secara mandiri ataupun hidup secara mandiri tidak beragantung pada oranglain.





















SLB YKSB CIJUNGJING
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
SABLON SMALB TAHUN 2019-2020

  1. KELAS  X

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli (toleran, gotong royong, kerja sama), dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya serta cinta tanah air”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
Kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.




KOMPETENSI INTI 3
(PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4
(KETERAMPILAN)
3.   Memahami pengetahuan faktual dan konseptual dengan cara menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kemandirian pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional
4. Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup kemandirian. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif,kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempresepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan gerak alami,  alam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasanlangsung





Kelas X semester I
KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
Pengetahuan alat
3.1        Mengenal perkakas bantu kerja kayu

4.1        menyebutkan alat bubut
4.2        menunjukan alat bubut
4.3        menggunakan alat bubut

3.2        Mengenal kayu olahan

4.4    ruyung
4.5    kayu

Memotong dan membelah
3.3        Membelah kayu

4.6   memotong ruyung maksimal 40   cm
4.7    membelah ruyung maksimal 2,5  cm


Semester II


KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
Memotong dan membelah
3.4        Terampil memotong kayu

3.5        Membelah kayu
3.6        Mengetan (menyerut )



4.1        memotong ruyung dengan panjang 40cm
4.2  membelah ruyung dengan lebar    2,5 cm
4.3 mengetam (menyerut) searah
4.4 memindahakan pahat











  1. KELAS : XI


Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.


Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli (toleran, gotong royong, kerja sama), dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya serta cinta tanah air”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.
Kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3
(PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4
(KETERAMPILAN)
3.   Memahami pengetahuan  aktual dan konseptual dengan cara menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kemandirianpada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaandengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks  engembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional
4. Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat,informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkupkemandirian. Menampilkan kinerjadi bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesua  dengan standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif,komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung. Menunjukkan keterampilan mempresepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan gerakalami, dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, sertamampu melaksanakan tugasspesifik di bawah pengawasanlangsung

Semester I
KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
Kerja mesin bubut manual
3.1Mengoprasikan mesin bubut manual
4.1        memakai alat keselamatna kerja
4.2        menggodisikan mesin bubut manual
4.3        membuat karya kriya kayu sederhana
Memotong  dan membelah
3.2        Trampil memotong dan membelah ruyung 
4.4        memotong ruyung 40 cm
4.5        membelah ruyung 2.5 cm






Semester II

3.3 Mengoprasikan ketam    (menyerut) mesin  
4.6        Dapat mengkondisikan alat
4.7        Mengetam (menyerut) kayu dengan lebar 1cm
4.8        Mengamplas 


  1. KELAS : XII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.


Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli (toleran, gotong royong, kerja sama), dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya serta cinta tanah air”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.


Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.


Kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan dirumuskan sebagai berikut in

Kelas XII
KOMPETENSI INTI 3
(PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4
(KETERAMPILAN)
Semester I

KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
3.Melakukan finising politur
4.9        melakukan persiapan kerja politur
4.10     mempolitur karya kriya membuat setik dram



Semester II

KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI DASAR
5     membuat karya kriya kayu dengan bimbingan
5.1        melakukan persiapan kerja
5.2        membuat karya
5.3        melakukan finising
5.4        melakukan pakcing























SILABUS MATA PELAJARAN

Nama Sekolah                 : SLB YKSB CIJEUNGJIG
Mata Pelajaran                : VOKASIONAL
Kompetensi Keahlian     : stik Dram
Kelas / Semester             : -
Tahun Pelajaran              : 2019/2020

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN)
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
Memahami,  menerapkan,  menganalisis,  dan  mengevaluasi  tentang  pengetahuan
Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja
faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan
yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang Kriya Kreatif
lingkup  Kriya  Kreatif  Batik  dan  Tekstil  pada  tingkat  teknis,  spesifik,  detil,  dan
Kriya kayu (stik dram)
kompleks,  berkenaan  dengan  ilmu  pengetahuan,  teknologi,  seni,  budaya,  dan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur
humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga,
sesuai dengan standar kompetensi kerja.
sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,

produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait

dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan

tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

Menunjukkan  keterampilan  mempersepsi,  kesiapan,  meniru,membiasakan,  gerak

mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari

yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah

pengawasan langsung.



Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian
Kompetensi
Materi Pokok
Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Waktu (JP)
Penilaian
Sumber Belajar



Mengamati untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah tentang Sablon/cetak saring dengan teknik
Manual
Mengumpulkan data tentang Sablon/cetak saring dengan teknik manual
Mengolah data tentang
Sablon/cetak saring
dengan teknik manual
24 JP
Pengetahuan:
Tes tulis
Tes lisan
Penugasan

Keterampilan:
Penilaian unjuk
kerja
Proyek/
Penugasan  Portofolio
Bahan ajar
Stik dram
kurikulum
2013
Bahan Ajar
yang relevan
internet
Lingkungan
sekitar
Sumber lain  yang relevan



Mengomunikasikan tentang Sablon/cetak saring dengan teknik manual 





Teknik, Proses, Alat Dan Bahan Sablon/Cetak Saring Dengan Teknik Manual Tanpa film
Mengamati untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah tentang Alat dan bahan sablon/cetak saring dengan teknik manual tanpa film
Mengumpulkan data tentang Alat dan bahan sablon/cetak saring dengan teknik manual tanpa film
Mengolah data tentang Alat dan bahan sablon/cetak saring dengan teknik manual tanpa film
Mengomunikasikan tentang Alat dan bahan sablon/cetak saring dengan teknik manual tanpa film
24 JP
Pengetahuan:
Tes tulis
Tes lisan
Penugasan

Keterampilan:
Penilaian unjuk
kerja
Proyek/
Penugasan
Portofolio
Bahan ajar
Sablon
kurikulum
2013
Bahan Ajar
yang relevan
internet
Lingkungan
sekitar
Sumber lain
yang relevan




24 Jp




Prosedur pembuatan desain produk
sablon/cetak saring
teknik manual tanpa
film
Mengamati untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah tentang Prosedur pembuatan desain produk sablon/cetak saring teknik manual tanpa film
Mengumpulkan data tentang Prosedur
pembuatan desain
produk sablon/cetak
saring teknik manual
tanpa film
Mengolah data tentang
Prosedur pembuatan
desain produk
sablon/cetak saring
teknik manual tanpa film
Mengomunikasikan
tentang Prosedur pembuatan desain
produk sablon/cetak
saring teknik manual
tanpa film
     24 Jp
Bahan ajar
Sablon
kurikulum
2013
Bahan Ajar
yang relevan
internet
Lingkungan
sekitar
Sumber lain
yang relevan
Pengetahuan:
Tes tulis
Tes lisan
Penugasan

Keterampilan:
Penilaian unjuk
kerja
Proyek/
Penugasan
Portofolio




      24 Jp




Prosedur
pembuatan pola
untuk sablon/ cetaksaring teknik
manual tanpa film
Mengamati untuk
mengidentifikasi dan merumuskan masalah
tentang Prosedur
pembuatan pola untuk
sablon/ cetak saring
teknik manual tanpa film
Mengumpulkan data
tentang Prosedur
pembuatan pola untuk
sablon/ cetak saring
teknik manual tanpa film
Mengolah data tentang
Prosedur pembuatan
pola untuk sablon/ cetak
saring teknik manual
tanpa film
Mengomunikasikan
tentang Prosedur
pembuatan pola untuk
sablon/ cetak saring
teknik manual tanpa film
24 JP
Pengetahuan:
Tes tulis
Tes lisan
Penugasan

Keterampilan:
Penilaian unjuk
kerja
Proyek/
Penugasan
Portofolio
Bahan ajar
Sablon
kurikulum
2013
Bahan Ajar
yang relevan
internet
Lingkungan
sekitar
Sumber lain
yang relevan




24 Jp




Prosedur pembuatan
sablon/cetak saring
teknik manual tanpa
film
Mengamati untuk
mengidentifikasi dan
merumuskan masalah
tentang Prosedur
pembuatan sablon/cetak
saring teknik manual
tanpa film
Mengumpulkan data
tentang Prosedur
pembuatan sablon/cetak
saring teknik manual
tanpa film
Mengolah data tentang
Prosedur pembuatan
sablon/cetak saring teknik manual tanpa film
Mengomunikasikan
tentang Prosedur
pembuatan sablon/cetak
saring teknik manual
tanpa film
24 JP
Pengetahuan:
Tes tulis
Tes lisan
Penugasan

Keterampilan:
Penilaian unjuk
kerja
Proyek/
Penugasan
Portofolio
Bahan ajar
Sablon
kurikulum
2013
Bahan Ajar
yang relevan
internet
Lingkungan
sekitar
Sumber lain
yang relevan




       24 Jp




Produk sablon teknik
manual tanpa film
Mengamati untuk
mengidentifikasi dan
merumuskan masalah
tentang Produk sablon
teknik manual tanpa film
Mengumpulkan data
tentang Produk sablon
teknik manual tanpa film
Mengolah data tentang
Produk sablon teknik
manual tanpa film
Mengomunikasikan
tentang Produk sablon
teknik manual tanpa film
24 JP
Pengetahuan:
Tes tulis
Tes lisan
Penugasan

Keterampilan:
Penilaian unjuk
kerja
Proyek/
Penugasan
Portofolio

Bahan ajar
Sablon
kurikulum
2013
Bahan Ajar
yang relevan
internet
Lingkungan
sekitar
Sumber lain
yang relevan





      24 Jp




                                                                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan tanyakan kepada saya...apa kebutuhanmu...isyaalloh di bantu

ULANGAN AKHIR SEMESTER KELAS XII SMALB-C TAHUN 2019 - 2020 ..

 https://www.youtube.com/watch?v=n0JEQI5Gf4U&ab_channel=maspurchannelcalondoktor

https://www.youtube.com/channel/UCuEwm6rnEz_ywx-S2wGZWsA